Tips Mempercepat Loading Blog dan Menjaga Kestabilan Pengunjung




Sahabat Blogger, kecepatan loading adalah salah satu faktor penting dalam performa blogdi mata pengunjung . Sudah bagus-bagus buat blog, pengunjung malah kita suruh nunggu lama buat loadingnya. Banyak sekali tips mempercepat tampilnya suatu blog dan berikut adalah kumpulan tips super ampuh yang saya kumpulkan dari beberapa sumber  tentang mempercepat tampilan Blog. Di banyak website yang membahas topik serupa saya perhatikan ada beberapa poin yang sama (dengan kata lain: banyak yang merekomendasikan dan membuktikannya), jadi di sini saya sampaikan dari yang paling penting dan paling gampang dilakukan ala BloggerSpeed tentang “HOW TO SPEED UP A BLOG PERFORMANCE”.
Bayangkan saja kalau pengguna internet harus menunggu beberapa menit sampai  wesite/blog kita tampil di layar kaca (computer maksudnya). Bakal ada komentar gak enak seperti.Websitenya kok lemot, blog ni lelet, bisa apa gak bisa kebuka’ sih websitenya, blognya susah di akses, kenapa loadingnya lama, websitenya menyebalkan. Nah giliran pemilik website yang coba buka… Waduh! Terus berfikir “ jangan-jangan pada lari pelanggan tetap  pengungjung blog ku”. Yang belum jadi pelangga? Ehm.. kira-kira malah bisa-bisa ill-feel (ilang feeling hehe) dengan kesan pertama yang tidak menggoda.
Menurut survey (hasil googling) ketika blog kita loadingnya 3 detik kita akankehilangan 40% pengunjung.Kalau setelah lebih dari 8 detik maka  kemungkinan pengunjung kabur 90%. Kalau situs Google loadingnya sampai lebih dari 1 detik mereka kehilangan traffic dan profit sampai 20%. Kelihatanpenting banget kan waktu load blog kita.

  1. Gunakan sesedikit mungkin gambar/image, css/style sheet, script, flash object di blog.
  2. Gunakan website penyimpan gambar diluar server Anda. Seperti Flickr.com, Photobucket.com dll.
  3. Optimasi gambar: Setelah selesai mengedit gambar yang akan digunakan untuk mempercantik artikel jangan lupa untuk mengoptimasinya dengan cara “save for web” dimana ukuran dan warna akan di optimasi sehemat mungkin oleh image editor (Photoshop sebagai contoh). Semakin tinggi tingkat optimasinya semakin berkurang ukuran file nya sekaligus kualitasnya. Sehingga pinta-pintarlah memilih setting yang sesuai. Kalau mau yang online ada juga image optimizernya.
  4. Selain itu pilih format  tertentu untuk jenis image tertentu. JPG digunakan untuk menyimpan gambar foto (hasil jepretan kamera). Format GIF untuk gambar logo atau tombol saja yang variasi wananya lumayan sedikit. Nah kalau tingkat keberagaman warna gambar kita itu lumayan banyak tetapi itu bukan gambar foto atau yang true colorpakai saja PNG bukannya GIF.
  5. Optimasi CSS: Pakailah Clean CSS tool untuk mengurangi properti yang berulang dalam kode css ataupun whitespace yang kita pikir biasa, padahal ikut berperan dalam me load halaman. Jadi intinya membersihkan css dengan alat tersebut biar css blog kita bersih dari yang semestinya tidak kita perlukan.
  6. Tempatkan Javascript di luar file/filenya terpisah sebagai file .js daripada menulis semuanyadi bagian head. Situs bagus tentang hal ini: http://javascriptcompressor.com
  7. Menggunakan slash (/) pada akhiran URL blog kita. Sebagai contoh saya menulis alamat blog temen saya: http://bloggerspeed.com/ bukannya http://bloggerspeed.com. Jadi server tidak perlu mikir-mikir lagi waktu akan me-load halaman tersebut dan langsung dikenal sebagai halaman direktori.
  8. Gunakan Height dan Width tag: Banyak orang tidak menghiraukan ukuran gambar dalam kode image. Padahal kalau langsung kita isi ukuran gambarnya langsung browser akan mengetahui ukuran gambar sebelum me-load image tersebut. Pastinya mempercepat blog muncul bersama gambar-gambarnya.
  9. Jangan memakai auto-play video atau audio. Membuat lambat dan cukup mengganggu. Saya pernah membuka blog salah seorang sahabat. Belum kelihatan blognya malah sudah kedengaran channel radio yang lagi memperdengarkan lagu request (secara, di mayoritas warnet akses internetnya minim bandwidth). Iya kalau pengunjung suka musik tersebut. Kalau tidak? La tau sendiri kan.
  10. Tempatkan Widget dan komposisi isi  dari yang paling penting menurut fungsi ditaruh di atas lalu berikutnya di bawah. Jadi pengunjung bias melihat hal-hal yang pengen mereka tahu seandainya mereka tidak sempat scroll ke bawah halaman.
  11. Sadarilah kalau mayoritas internet addicts atau penjelajah internet rata-rata sudah “banner blind”. Tidak berminat pada iklan banner. Jadi bijaksanalah kita mempertimbangkan penempatan karena kemungkinan jika tidak di tempat dan ukuran banner yang tepat akan diacuhkan oleh pengunjung.
  12. Jangan terlalu suka mengisi semua bagian blog dengan  terlalu banyak hal. Karena kelihatan agak kosong sedikit mayoritas blogger akan berusaha mengada-adakan object di situ. Entah iklan yang berjublel, money making widget, entah flash game, gambar gif atau animasi yang blink-blink,  dan sebagainya. Cobalah membuat mata pengunjung sesak dengan member sela-sela antar bagian blog karena itu tidak akan membutuhkan waktu tambahan sebuah blog termuat di browser. “Simplicity is where it’s at” bagi saya. Coba lihat tampilan blog ini! Simple bukan. Karena saya membuat blog dan mengatur tata-letak dengan selera pribadi yang suka kesederhanaan (halah).
  13. Menghilangkan menyingkirkan atau mengurangi link di footer: nama blog, rss feed url, commet feed url yang sebenarnya menambah query database blog. Kalau link powered by WordPress nya dihilangkan sebenarnya juga boleh lho, tetapi banyak saja blogger yang sungkan (rikuh, bahasa jawanya) atau tidak tahu kalau pasang link ke wordpress ini sunnah (opsional), jadi untuk hal yang satu ini tergantung Anda.
  14. Cobalah mengecek kecepatan loading blog Anda dengan Cari di google “web speed tool” dan  juga Google Page Speed. Sebagai tambahan cari plugin untuk firefox itu hal yang sama.
  15. Periksa error yang mungkin ada di halaman web dengan addon FirebugFirefox  disini
  16. Install juga Yslow Firefox addon untuk mengetahui lambatnya blog diakses berdasar standar Yahoo Website Performance disini
Previous
Next Post »
Thanks for your comment